Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gram (GRAM) vs Chainlink (LINK)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gram dan Chainlink: Gram diperdagangkan di Rp23.956 (kapitalisasi pasar Rp66,01T, volume 24 jam Rp698,87M), sedangkan Chainlink diperdagangkan di Rp155.956 (kapitalisasi pasar Rp116,74T, volume 24 jam Rp4,76T). Perbedaan utamanya: Chainlink lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Chainlink dibatasi (748,1M / 1B LINK (75%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Chainlink selama 62 Hari.

GRAMLINK
Kap. Pasar
Rp66,01TRp116,74T
Volume (24h)
Rp698,87MRp4,76T
Suplai yang Beredar
2,8B GRAM748,1M / 1B LINK (75%)
Typical Hold Time
6 Hari62 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Gram

GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.

Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.

Chainlink

Chainlink (LINK) saat ini diperdagangkan di Rp155.311 dengan kapitalisasi pasar Rp116,33 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish berdasarkan rata-rata bergerak. Token berada di atas titik pivot Rp155.681 dengan support kuat di Rp152.863. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought, namun indikator ADX mengindikasikan tren kuat. Berita positif termasuk peran Chainlink sebagai jembatan data blockchain dan pengangkatan mantan eksekutifnya di SEC Crypto Task Force.

Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan kondisi overbought jangka pendek. Peluang utama terletak pada adopsi oracle yang terus berkembang, sementara risiko termasuk tekanan regulator dan ketergantungan pada ekosistem DeFi.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GRAM
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
LINK
76% Beli24% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 62 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM

Tentang Chainlink

Dicipatakan pada tahun 2017 oleh Sergey Nazarov, Chainlink adalah lapisan abstraksi blockchain yang memungkinkan kontrak pintar terhubung secara universal. Melalui jaringan oracle terdesentralisasi, Chainlink memungkinkan blockchain untuk berinteraksi secara aman dengan umpan data eksternal, peristiwa dan metode pembayaran, memberikan informasi off-chain penting yang dibutuhkan oleh kontrak pintar yang kompleks untuk menjadi bentuk dominan dari perjanjian digital.

Selengkapnya di halaman LINK