Perbedaan Gram dan Lido DAO: Gram diperdagangkan di Rp23.909 (kapitalisasi pasar Rp66,08T, volume 24 jam Rp670,25M), sedangkan Lido DAO diperdagangkan di Rp5.163 (kapitalisasi pasar Rp4,38T, volume 24 jam Rp405,01M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 15,1× kapitalisasi pasar Lido DAO, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 836,3M LDO milik Lido DAO. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Lido DAO selama 34 Hari.
| GRAM | LDO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,08T | Rp4,38T |
Volume (24h) | Rp670,25M | Rp405,01M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 836,3M LDO |
Typical Hold Time | 6 Hari | 34 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
LDO menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp5.163, turun dari level resistance utama. Moving averages memberikan sinyal jual kuat (11 vs 2 beli), sementara osilator netral. Market cap mencapai Rp4,29 triliun dengan supply beredar 836,3 juta LDO. Hold time rata-rata 34 hari menunjukkan aktivitas trading aktif. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari RSI 12 di zona oversold (28,96) yang bisa memicu rebound teknis. Risiko utama meliputi tekanan jual berkelanjutan, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus waspada terhadap break di bawah support S3 Rp4.991.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Lido adalah solusi liquid staking untuk Ethereum yang memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan staking reward tanpa perlu mengelola infrastrukturnya. Native utility token ini bisa digunakan untuk memberikan hak tata kelola di Lido DAO, mengelola parameter dan distribusi biaya, serta mengatur penambahan dan penghapusan operator node Lido.
Selengkapnya di halaman LDO →