Perbedaan Gram dan Kusama: Gram diperdagangkan di Rp23.657 (kapitalisasi pasar Rp65,23T, volume 24 jam Rp701,47M), sedangkan Kusama diperdagangkan di Rp50.617 (kapitalisasi pasar Rp943,05M, volume 24 jam Rp26,51M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 69,2× kapitalisasi pasar Kusama, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 18,7M KSM milik Kusama. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Kusama selama 78 Hari.
| GRAM | KSM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,23T | Rp943,05M |
Volume (24h) | Rp701,47M | Rp26,51M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 18,7M KSM |
Typical Hold Time | 6 Hari | 78 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp23.750 dengan kapitalisasi pasar Rp65,83 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish meskipun rata-rata bergerak dan osilator netral. Token ini mengalami penguatan 7% setelah pengumuman integrasi dompet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna. Hold time rata-rata 6 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau level support kritis di Rp22.973 dan perkembangan ekosistem Telegram.
Kusama (KSM) saat ini diperdagangkan pada Rp51.260 dengan kapitalisasi pasar Rp956,49 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. RSI_6 di 20,09 (CoinGecko, 2026-07-20) mengindikasikan kondisi oversold, sementara level support kunci berada di Rp49.784. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun peluang rebound teknis mungkin muncul dari level support. Risiko utama mencakup volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan sentimen pasar kripto yang lesu. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support dan volume perdagangan untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Kusama merupakan bentuk eksperimental dari Polkadot dan dibuat oleh tim yang sama. Kusama dirancang untuk memberikan interoperabilitas dan skalabilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi developer.
Selengkapnya di halaman KSM →