Perbedaan Gram dan Kite: Gram diperdagangkan di Rp23.950 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M), sedangkan Kite diperdagangkan di Rp1.808 (kapitalisasi pasar Rp3,25T, volume 24 jam Rp312,35M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 20,3× kapitalisasi pasar Kite, dan suplai Kite dibatasi (1,8B / 10B KITE (18%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Kite selama 7 Hari.
| GRAM | KITE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp3,25T |
Volume (24h) | Rp657,54M | Rp312,35M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 1,8B / 10B KITE (18%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token KITE saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp1.809, mencerminkan ketidakpastian pasar jangka pendek. Dengan market cap Rp3,27 triliun dan supply yang masih rendah (18% dari total 10 juta token), token menunjukkan potensi pertumbuhan jangka panjang. Analisis teknis menunjukkan sinyal campuran antara indikator bearish dan netral, sementara fundamental tokenomics masih dalam tahap pengembangan awal.
Outlook keseluruhan netral dengan peluang dari supply terbatas, namun risiko volatilitas tinggi karena volume trading rendah. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem dan adopsi jaringan untuk sinyal fundamental yang lebih kuat dalam jangka panjang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Kite membangun blockchain pembayaran pertama yang berfokus pada AI, memungkinkan agen AI otonom bertransaksi dengan identitas terverifikasi, tata kelola terprogram, dan akses stablecoin native. Ini menjadi infrastruktur inti bagi sistem AI untuk beroperasi aman di on-chain.
Selengkapnya di halaman KITE →