Perbedaan Gram dan KiloEx: Gram diperdagangkan di Rp23.899 (kapitalisasi pasar Rp66,01T, volume 24 jam Rp698,87M), sedangkan KiloEx diperdagangkan di Rp66,64 (kapitalisasi pasar Rp14,15M, volume 24 jam Rp2,63M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 4665× kapitalisasi pasar KiloEx, dan suplai KiloEx dibatasi (211,7M / 1B KILO (22%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan KiloEx selama 19 Hari.
| GRAM | KILO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,01T | Rp14,15M |
Volume (24h) | Rp698,87M | Rp2,63M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 211,7M / 1B KILO (22%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token KILO menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp14,15 juta dengan supply yang sangat terbatas (1 juta token maksimum) namun hanya 22% yang beredar. Hold time rata-rata 19 hari mengindikasikan holding pattern jangka pendek. Data harga saat ini tidak tersedia untuk analisis tren teknis mendalam.
Outlook: Potensi menarik karena supply terbatas, namun risiko tinggi karena likuiditas rendah dan data trading terbatas. Investor perlu waspada terhadap volatilitas ekstrem mengingat market cap kecil dan volume trading yang tidak diketahui.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →KiloEx adalah bursa terdesentralisasi (DEX) generasi baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah pengguna dalam perdagangan perpetual, dengan integrasi penuh ke Liquid Staking Token Finance (LSTfi). Platform ini menggabungkan manajemen risiko canggih, fitur perdagangan inovatif, serta kemampuan trading multi-aset yang mulus untuk mentransformasi perdagangan terdesentralisasi. KiloEx menekankan keamanan, transparansi, dan aksesibilitas, menjadikannya pilihan andal bagi trader ritel maupun institusional.
Selengkapnya di halaman KILO →