Perbedaan Gram dan Kaspa: Gram diperdagangkan di Rp24.018 (kapitalisasi pasar Rp66,09T, volume 24 jam Rp690,35M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp455,28 (kapitalisasi pasar Rp12,6T, volume 24 jam Rp106,21M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Kaspa, dan suplai Kaspa dibatasi (27,6B / 28,7B KAS (97%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Kaspa selama 42 Hari.
| GRAM | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,09T | Rp12,6T |
Volume (24h) | Rp690,35M | Rp106,21M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 42 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Kaspa (KAS) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp456 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages. Token ini menunjukkan tekanan jual dominan meskipun indikator osilator netral. Supply yang hampir maksimal (97% beredar) menunjukkan tingkat distribusi token yang matang dalam ekosistem blockchain Kaspa.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp448. Potensi rebound terbatas pada resistance Rp471. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis yang negatif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →