Perbedaan Gram dan JasmyCoin: Gram diperdagangkan di Rp23.713 (kapitalisasi pasar Rp65,39T, volume 24 jam Rp712,13M), sedangkan JasmyCoin diperdagangkan di Rp76,11 (kapitalisasi pasar Rp3,73T, volume 24 jam Rp119,17M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 17,5× kapitalisasi pasar JasmyCoin, dan suplai JasmyCoin dibatasi (49,4B / 50B JASMY (99%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan JasmyCoin selama 43 Hari.
| GRAM | JASMY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,39T | Rp3,73T |
Volume (24h) | Rp712,13M | Rp119,17M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 49,4B / 50B JASMY (99%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 43 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp23.750 dengan kapitalisasi pasar Rp65,83 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish meskipun rata-rata bergerak dan osilator netral. Token ini mengalami penguatan 7% setelah pengumuman integrasi dompet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna. Hold time rata-rata 6 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau level support kritis di Rp22.973 dan perkembangan ekosistem Telegram.
JasmyCoin saat ini diperdagangkan pada Rp75,808 dengan kapitalisasi pasar Rp3,72T. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual dominan. Token hampir mencapai supply maksimum 50M JASMY dengan tingkat sirkulasi 99%. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan resistance kunci di Rp76-79. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan sentimen pasar kripto yang lesu. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support Rp69-72 jika ada momentum positif dari ekosistem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →JasmyCoin merupakan token standar ERC-20. Token ini bisa digunakan oleh sejumlah individu dan bisnis untuk mentransfer token melalui perangkat digital sebagai bukti pertukaran nilai atau pembayaran layanan. Tanpa membatasi kegunaannya, JASMY dapat memiliki berbagai tujuan.
Selengkapnya di halaman JASMY →