Perbedaan Gram dan Inter Milan Fan Token: Gram diperdagangkan di Rp24.166 (kapitalisasi pasar Rp66,59T, volume 24 jam Rp741,04M), sedangkan Inter Milan Fan Token diperdagangkan di Rp3.820 (kapitalisasi pasar Rp46,87M, volume 24 jam Rp18,12M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1420,7× kapitalisasi pasar Inter Milan Fan Token, dan suplai Inter Milan Fan Token dibatasi (12,6M / 19,7M INTER (65%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Inter Milan Fan Token selama 23 Hari.
| GRAM | INTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,59T | Rp46,87M |
Volume (24h) | Rp741,04M | Rp18,12M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 12,6M / 19,7M INTER (65%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Token INTER Fan memungkinkan penggemar Inter Milan memiliki pengaruh ter-tokenisasi dalam keputusan klub. Penggemar dapat berpartisipasi dalam berbagai pilihan, seperti menentukan lagu selebrasi gol atau memilih petarung MMA yang akan bertanding. Dengan ikut serta dalam keputusan ini, penggemar bisa mendapatkan hadiah dan akses ke pengalaman eksklusif yang tidak bisa dibeli, termasuk kesempatan bertemu pemain favorit, menikmati layanan VIP di stadion, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman INTER →