Perbedaan Gram dan Inspect: Gram diperdagangkan di Rp23.765 (kapitalisasi pasar Rp65,37T, volume 24 jam Rp672,06M), sedangkan Inspect diperdagangkan di Rp10,84 (kapitalisasi pasar Rp7,66M, volume 24 jam Rp3,14M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 8533,9× kapitalisasi pasar Inspect, dan suplai Inspect dibatasi (798,4M / 1B INSP (80%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Inspect selama 18 Hari.
| GRAM | INSP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,37T | Rp7,66M |
Volume (24h) | Rp672,06M | Rp3,14M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 798,4M / 1B INSP (80%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 18 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token INSP menunjukkan kondisi pasar dengan kapitalisasi pasar Rp7,66 juta dan supply yang hampir maksimal (798,4 juta dari 1 juta token). Hold time rata-rata 18 hari mengindikasikan aktivitas trading yang moderat. Token ini berada dalam fase stabil dengan sirkulasi 80%, namun data harga terkini dan volume trading tidak tersedia untuk analisis tren jangka pendek.
Outlook: Potensi terbatas karena supply mendekati maksimal, namun risiko tinggi karena data trading tidak lengkap dan likuiditas rendah. Investor perlu waspada terhadap volatilitas dan keterbatasan informasi pasar yang tersedia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Inspect adalah suite protokol Layer 2 untuk Bittensor, dirancang untuk memungkinkan aktivitas finansial yang skalabel di TAO. Inspect menghadirkan ekosistem produk terkoordinasi—TaoFlow (yield + leverage), Substrike (mining pools), NeuralGate (akses lintas-chain), dan taoUSD (likuiditas stablecoin)—untuk mendukung pengguna, agen, dan protokol yang membangun di atas AI terdesentralisasi. Inspect menjembatani AI, modal, dan komunitas untuk mengaktifkan aktivitas ekonomi nyata di sekitar TAO.
Selengkapnya di halaman INSP →