Perbedaan Gram dan ICON: Gram diperdagangkan di Rp23.770 (kapitalisasi pasar Rp65,38T, volume 24 jam Rp673,33M), sedangkan ICON diperdagangkan di Rp337,52 (kapitalisasi pasar Rp482,15M, volume 24 jam Rp8,81M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 135,6× kapitalisasi pasar ICON, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 1,1B ICX milik ICON. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan ICON selama 78 Hari.
| GRAM | ICX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,38T | Rp482,15M |
Volume (24h) | Rp673,33M | Rp8,81M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 1,1B ICX |
Typical Hold Time | 6 Hari | 78 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
ICX saat ini diperdagangkan pada Rp344,74 dengan kapitalisasi pasar Rp482,15 juta, menunjukkan posisi bearish yang kuat berdasarkan sinyal teknis (19 indikator jual vs 0 beli). Token berada di zona support S1 (Rp355) dengan tren jangka pendek yang lemah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kuat di Rp305, namun tekanan jual dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan momentum teknis negatif yang berkelanjutan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →ICON Network adalah blockchain layer-pertama dari Korea Selatan. Visi yang diumumkan adalah untuk membangun jaringan blockchain yang dapat dioperasikan menjembatani komunitas online otonom dan perusahaan dunia nyata. ICX fokus pada penyediaan utilitas dunia nyata dengan memajukan hiperkonektivitas melalui promosi pertukaran nilai tanpa .
Selengkapnya di halaman ICX →