Perbedaan Gram dan Hooked Protocol: Gram diperdagangkan di Rp24.217 (kapitalisasi pasar Rp66,59T, volume 24 jam Rp741,04M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1073,2× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 288,4M HOOK milik Hooked Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| GRAM | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,59T | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp741,04M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 6 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →