Perbedaan Gram dan Holoworld AI: Gram diperdagangkan di Rp23.737 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp659,06M), sedangkan Holoworld AI diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar Rp963,97M, volume 24 jam Rp439,1M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 68,4× kapitalisasi pasar Holoworld AI, dan suplai Holoworld AI dibatasi (762,9M / 2B HOLO (38%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Holoworld AI selama 24 Hari.
| GRAM | HOLO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp963,97M |
Volume (24h) | Rp659,06M | Rp439,1M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 762,9M / 2B HOLO (38%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token HOLO menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.262,89 dan market cap Rp969,53 juta. Moving averages memberikan sinyal beli kuat (13-0-0) sementara RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini memiliki supply maksimum 2 juta dengan sirkulasi 38% dan rata-rata hold time 24 hari, menunjukkan distribusi yang terkonsentrasi.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi mengingat RSI_6 di level 85.77. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan konsentrasi kepemilikan, sementara peluang terletak pada adopsi teknologi blockchain yang terus berkembang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Holoworld AI adalah hub terdesentralisasi untuk agen AI, aplikasi, dan IP digital. Diluncurkan di Silicon Valley pada 2022, platform ini menyediakan infrastruktur bagi developer dan kreator untuk mempublikasikan, mendistribusikan, dan memonetisasi pengalaman berbasis AI dalam ekosistem terbuka. Berfungsi sebagai app store untuk aplikasi AI-native, Holoworld AI menggabungkan kepemilikan berbasis blockchain dengan utilitas AI, menghadirkan interoperabilitas, monetisasi, dan aksesibilitas bagi kreator.
Selengkapnya di halaman HOLO →