Perbedaan Gram dan Hive: Gram diperdagangkan di Rp23.929 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp659,06M), sedangkan Hive diperdagangkan di Rp706,63 (kapitalisasi pasar Rp405,43M, volume 24 jam Rp16,57M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 162,7× kapitalisasi pasar Hive, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 574,5M HIVE milik Hive. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Hive selama 42 Hari.
| GRAM | HIVE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp405,43M |
Volume (24h) | Rp659,06M | Rp16,57M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 574,5M HIVE |
Typical Hold Time | 6 Hari | 42 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
HIVE saat ini diperdagangkan di Rp701,86 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Token ini menunjukkan indikator oversold pada RSI jangka pendek namun tren jangka panjang tetap lemah. Berita terbaru menunjukkan fokus proyek pada ekspansi infrastruktur AI dan HPC, meskipun perlu dicatat bahwa ini adalah token cryptocurrency bukan perusahaan saham.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko termasuk tekanan jual berkelanjutan dan ketergantungan pada adopsi ekosistem blockchain yang lebih luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →