Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gram (GRAM) vs Hedera (HBAR)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gram dan Hedera: Gram diperdagangkan di Rp23.824 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp685,09M), sedangkan Hedera diperdagangkan di Rp1.175 (kapitalisasi pasar Rp51,4T, volume 24 jam Rp463,88M). Perbedaan utamanya: Gram lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Hedera dibatasi (43,8B / 50B HBAR (88%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Hedera selama 56 Hari.

GRAMHBAR
Kap. Pasar
Rp65,51TRp51,4T
Volume (24h)
Rp685,09MRp463,88M
Suplai yang Beredar
2,8B GRAM43,8B / 50B HBAR (88%)
Typical Hold Time
6 Hari56 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Gram

GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.

Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.

Hedera

HBAR saat ini diperdagangkan pada Rp1.181,61 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh indikator moving averages. Token menunjukkan kondisi oversold dengan RSI 6-hari di level 17.80, namun momentum jangka pendek masih lemah. Supply yang beredar mencapai 43,8 juta dari total maksimum 50 juta HBAR (88%), menunjukkan distribusi token yang matang dalam ekosistem Hedera.

Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp1.144, sementara risiko utama adalah momentum bearish yang berkelanjutan dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp1.191 untuk konfirmasi reversal.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GRAM
26% Beli74% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
HBAR
43% Beli57% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 56 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM

Tentang Hedera

Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.

Selengkapnya di halaman HBAR