Perbedaan Gram dan GUNZ: Gram diperdagangkan di Rp23.749 (kapitalisasi pasar Rp65,4T, volume 24 jam Rp677,71M), sedangkan GUNZ diperdagangkan di Rp53,75 (kapitalisasi pasar Rp163,23M, volume 24 jam Rp73,33M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 400,7× kapitalisasi pasar GUNZ, dan suplai GUNZ dibatasi (3B / 10B GUN (31%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan GUNZ selama 9 Hari.
| GRAM | GUN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,4T | Rp163,23M |
Volume (24h) | Rp677,71M | Rp73,33M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 3B / 10B GUN (31%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
GUNZ saat ini diperdagangkan di Rp54.838 dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan. Token ini menunjukkan momentum positif dengan moving averages yang mendukung tren naik, meskipun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought. Market cap mencapai Rp165,01M dengan supply yang masih 69% terkunci. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook jangka pendek bullish dengan resistance kunci di Rp65-72, namun waspada terhadap koreksi karena RSI overbought. Peluang ada pada potensi breakout di atas resistance, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar crypto.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →GUNZ telah berkembang menjadi platform lengkap yang menyediakan infrastruktur native blockchain untuk kebutuhan pengembangan game modern. GUNZ menawarkan rangkaian produk white-label dan SDK yang mudah diintegrasikan, sehingga studio mana pun dapat meluncurkan ekonomi berbasis komunitas secara mulus. Fitur utama mencakup dompet dalam game, marketplace P2P, block explorer, mesin pencetak token dan NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman GUN →