Perbedaan Gram dan Grass: Gram diperdagangkan di Rp23.916 (kapitalisasi pasar Rp66,01T, volume 24 jam Rp698,87M), sedangkan Grass diperdagangkan di Rp5.492 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp224,15M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 49,3× kapitalisasi pasar Grass, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 243,9M GRASS milik Grass. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Grass selama 10 Hari.
| GRAM | GRASS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,01T | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp698,87M | Rp224,15M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 243,9M GRASS |
Typical Hold Time | 6 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
GRASS saat ini diperdagangkan di Rp5.458 dengan kapitalisasi pasar Rp1,33 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Harga berada di antara support Rp5.191 dan resistance Rp5.530. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada rebound dari support, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah perlu diwaspadai investor.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →