Perbedaan Alphabet Inc Class A dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Alphabet Inc Class A diperdagangkan di $352,58 (kapitalisasi pasar $4,24T), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,75 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Alphabet Inc Class A jauh lebih besar — sekitar 1250737463126,8× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Alphabet Inc Class A membagikan dividen 0,25%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Alphabet Inc Class A selama 85 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| GOOGL | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $4,24T | $3,39B |
Volume | 23.392.850 | 349.184 |
Sektor | Media | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $402,62 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $236,59 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 85 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $4,13T | — |
Imbal Hasil Dividen | 0,25% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham GOOGL diperdagangkan pada $353,63, naik 0,89% dalam 24 jam, dengan momentum teknis bullish. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental yang kuat dengan pendapatan 2025 mencapai $402,84 miliar dan laba bersih $132,17 miliar, didorong oleh pertumbuhan AI. Rasio valuasi seperti P/E 17,48 dan P/S 9,56 mencerminkan premium untuk kualitas, sementara analis konsensus target harga $431,83 menunjukkan keyakinan pada apresiasi lebih lanjut.
Outlook positif didukung oleh pertumbuhan AI dan diversifikasi bisnis, namun risiko termasuk persaingan ketat, tekanan regulasi, dan volatilitas pasar. Dengan 86,75% analis merekomendasikan beli, saham ini menawarkan potensi kenaikan, tetapi investor harus mempertimbangkan ekspektasi tinggi yang sudah terbentuk.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Alphabet, perusahaan induk Google, memperoleh hampir 90% pendapatannya dari layanan Google, terutama iklan. Sumber lain termasuk langganan (YouTube TV, YouTube Music), penjualan platform (Play Store), dan perangkat (Pixel, Chromebook, Chromecast). Google Cloud menyumbang sekitar 10%, sementara investasi di mobil otonom (Waymo), kesehatan (Verily), dan internet (Google Fiber) melengkapi sisanya.
Selengkapnya di halaman GOOGL →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →