Perbedaan Alphabet Inc Class A dan Realty Income Corp: Alphabet Inc Class A diperdagangkan di $360,42 (kapitalisasi pasar $4,52T), sedangkan Realty Income Corp diperdagangkan di $65,43 (kapitalisasi pasar $58,99B). Perbedaan utamanya: Alphabet Inc Class A jauh lebih besar — sekitar 76623156467,2× kapitalisasi pasar Realty Income Corp, dan Realty Income Corp memberi dividen lebih tinggi (5,14%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| GOOGL | O | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $4,52T | $58,99B |
Sektor | Media | Real Estate |
Tertinggi 52 Minggu | $402,62 | $67,56 |
Terendah 52 Minggu | $182,97 | $55,93 |
Nilai Perusahaan | $4,49T | $88,79B |
Imbal Hasil Dividen | 0,24% | 5,14% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GOOGL diperdagangkan pada $370.845, naik 3.15% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan momentum fundamental kuat. Perusahaan melaporkan pendapatan $402.84B pada 2025 dengan margin laba bersih 32.8%, dan EPS kuartal terakhir mengalahkan ekspektasi. Analisis teknis menunjukkan support kunci di $365 dan resistance di $375, sementara sentimen media positif didorong oleh pertumbuhan AI dan kenaikan harga langganan YouTube.
Outlook GOOGL tetap optimis dengan konsensus target harga $431.78 dan 85% rekomendasi beli dari analis. Risiko utama termasuk persaingan ketat di iklan digital dan tekanan regulasi. Pertumbuhan pendapatan AI dan diversifikasi bisnis menjadi katalis potensial, namun volatilitas pasar dan ekspektasi tinggi memerlukan kehati-hatian.
Saham O diperdagangkan di $65.04, naik 1.99% dalam 24 jam, mendekati target konsensus analis $67.50. Secara teknis, sinyal bullish didukung moving averages, dengan support kunci di $62. Fundamental menunjukkan margin laba kotor tinggi 92.54%, namun laba bersih turun dan rasio P/E 51.85 terlihat mahal. Perusahaan baru meningkatkan fasilitas kredit menjadi $5.5 miliar untuk mendukung ekspansi, menurut PRNewsWire 13 Juli 2026.
Outlook: Potensi apresiasi terbatas mengingat valuasi tinggi dan tren EPS yang konsisten meleset dari ekspektasi. Risiko utamanya adalah leverage meningkat (debt-to-asset 39.93% pada 2025) dan pertumbuhan laba yang lambat. Dividen konsisten menjadi daya tarik, tetapi investor perlu memantau kemampuan perusahaan mempertahankan pembayaran amid ekspansi agresif.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Alphabet, perusahaan induk Google, memperoleh hampir 90% pendapatannya dari layanan Google, terutama iklan. Sumber lain termasuk langganan (YouTube TV, YouTube Music), penjualan platform (Play Store), dan perangkat (Pixel, Chromebook, Chromecast). Google Cloud menyumbang sekitar 10%, sementara investasi di mobil otonom (Waymo), kesehatan (Verily), dan internet (Google Fiber) melengkapi sisanya.
Selengkapnya di halaman GOOGL →Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →