Perbedaan Alphabet Inc Class A dan Live Nation Entertainment, Inc.: Alphabet Inc Class A diperdagangkan di $371,52 (kapitalisasi pasar $4,52T), sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $178,75 (kapitalisasi pasar $41,53B). Perbedaan utamanya: Alphabet Inc Class A jauh lebih besar — sekitar 108836985311,8× kapitalisasi pasar Live Nation Entertainment, Inc., dan Alphabet Inc Class A membagikan dividen 0,24%, sedangkan Live Nation Entertainment, Inc. tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| GOOGL | LYV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $4,52T | $41,53B |
Sektor | Media | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $402,62 | $186,59 |
Terendah 52 Minggu | $182,97 | $125,61 |
Nilai Perusahaan | $4,49T | $43,03B |
Imbal Hasil Dividen | 0,24% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
LYV diperdagangkan di $178.6, turun 1.63% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $200.20. Perusahaan melaporkan pendapatan $25.2B pada 2025 namun laba bersih tipis 0.33%, dengan rasio valuasi P/E tinggi 117.49. Tren pendapatan naik stabil, tetapi tiga kuartal terakhir gagal memenuhi ekspektasi EPS. Berita terkini menyoroti permintaan acara langsung yang kuat namun tekanan biaya operasional.
Outlook didukung sentimen analis yang 88.64% rekomendasi beli, dengan potensi kenaikan 12% menuju target. Risiko utama termasuk margin laba bersih rendah, leverage utang tinggi (debt-to-asset 38.37%), dan volatilitas pendapatan musiman. Investor perlu memantau eksekusi kuartal Q2 2026 dan kemampuan perusahaan meningkatkan profitabilitas di tengah pertumbuhan pendapatan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Alphabet, perusahaan induk Google, memperoleh hampir 90% pendapatannya dari layanan Google, terutama iklan. Sumber lain termasuk langganan (YouTube TV, YouTube Music), penjualan platform (Play Store), dan perangkat (Pixel, Chromebook, Chromecast). Google Cloud menyumbang sekitar 10%, sementara investasi di mobil otonom (Waymo), kesehatan (Verily), dan internet (Google Fiber) melengkapi sisanya.
Selengkapnya di halaman GOOGL →Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →