Perbedaan GoMining dan Swell Network: GoMining diperdagangkan di Rp5.056 (kapitalisasi pasar Rp2,05T, volume 24 jam Rp158,23M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,53 (kapitalisasi pasar Rp68,36M, volume 24 jam Rp40,71M). Perbedaan utamanya: GoMining jauh lebih besar — sekitar 30× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar GoMining 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) dibanding 5,1B / 10B SWELL (51%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoMining selama 12 Hari dan Swell Network selama 21 Hari.
| GOMINING | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,05T | Rp68,36M |
Volume (24h) | Rp158,23M | Rp40,71M |
Suplai yang Beredar | 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) | 5,1B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →