Perbedaan GoMining dan Raydium: GoMining diperdagangkan di Rp5.092 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp157,4M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp232,09M). Perbedaan utamanya: Raydium lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GoMining 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoMining selama 12 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| GOMINING | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,07T | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp157,4M | Rp232,09M |
Suplai yang Beredar | 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →