Perbedaan GoMining dan Polygon: GoMining diperdagangkan di Rp5.098 (kapitalisasi pasar Rp2,06T, volume 24 jam Rp218,84M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.335 (kapitalisasi pasar Rp14,23T, volume 24 jam Rp619,91M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar GoMining, dan suplai GoMining dibatasi (403,6M / 403,6M GOMINING (100%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoMining selama 14 Hari dan Polygon selama 71 Hari.
| GOMINING | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,06T | Rp14,23T |
Volume (24h) | Rp218,84M | Rp619,91M |
Suplai yang Beredar | 403,6M / 403,6M GOMINING (100%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 14 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →