Perbedaan GoMining dan Layer3: GoMining diperdagangkan di Rp5.093 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp157,4M), sedangkan Layer3 diperdagangkan di Rp96 (kapitalisasi pasar Rp116,87M, volume 24 jam Rp67,28M). Perbedaan utamanya: GoMining jauh lebih besar — sekitar 17,7× kapitalisasi pasar Layer3, dan suplai beredar GoMining 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) dibanding 1,2B / 3,3B L3 (37%) milik Layer3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GoMining selama 12 Hari dan Layer3 selama 8 Hari.
| GOMINING | L3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,07T | Rp116,87M |
Volume (24h) | Rp157,4M | Rp67,28M |
Suplai yang Beredar | 403,9M / 403,9M GOMINING (100%) | 1,2B / 3,3B L3 (37%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →Layer3 adalah token multi-utilitas dengan total pasokan 3.333.333.333 token, dirancang untuk mendukung ekosistem staking dengan hadiah berlapis dan mekanisme burn. Pengguna dapat melakukan staking L3 untuk memperoleh penghasilan pasif dan membuka token tata kelola tambahan (misalnya OP, ARB) melalui partisipasi aktif. Membakar token L3 memberikan akses ke jaringan Layer3, memungkinkan pengguna memposting quest, dan menggunakan CUBE credentials—identitas unik untuk pencapaian omnichain. Token yang dibakar juga memberikan berbagai keuntungan di ekosistem mitra, seperti akses awal, diskon biaya, NFT eksklusif, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman L3 →