Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 311,66 M, volume 24 jam 3,05 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 2,99 jt). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk., dan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,05 jt vs 2,99 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GOLDPSSI
Kapitalisasi Pasar
311,66 M1,71 T
Volume
3,05 jt2,99 jt
Lot
30,49 rb29,87 rb
Perputaran
885,38 jt945,57 jt
Harga Rata-rata
290,35316,52
Nilai Transaksi
885,38 jt945,57 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
270316
Volume Ekuilibrium Indikatif
1081

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

PSSI
Lihat detail

Tentang Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

PT Golden Retailindo Tbk was established under its original name of PT Bima Nuansa Cempaka on May 3, 1996. PT Golden Retailindo Tbk activity is the operation of Golden Truly department stores, including the retail of clothes and accessories. Its fashion apparels are marketed under the brand name Element, which include beach wear, surf wear and skate wear.

Selengkapnya di halaman GOLD

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI