Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 311,66 M, volume 24 jam 3,05 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk., dan Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,05 jt vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

GOLDIKBI
Kapitalisasi Pasar
311,66 M679,32 M
Volume
3,05 jt83,5 rb
Lot
30,49 rb835
Perputaran
885,38 jt47,29 jt
Harga Rata-rata
290,35566,29
Nilai Transaksi
885,38 jt47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
270560
Volume Ekuilibrium Indikatif
1081

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

IKBI
Lihat detail

Tentang Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk.

PT Golden Retailindo Tbk was established under its original name of PT Bima Nuansa Cempaka on May 3, 1996. PT Golden Retailindo Tbk activity is the operation of Golden Truly department stores, including the retail of clothes and accessories. Its fashion apparels are marketed under the brand name Element, which include beach wear, surf wear and skate wear.

Selengkapnya di halaman GOLD

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI