Perbedaan Goatseus Maximus dan Subsquid: Goatseus Maximus diperdagangkan di Rp232,5 (kapitalisasi pasar Rp232,38M, volume 24 jam Rp37,65M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp791,26 (kapitalisasi pasar Rp886,96M, volume 24 jam Rp74,02M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Goatseus Maximus, dan suplai beredar Goatseus Maximus 1.000M / 1B GOAT (100%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Goatseus Maximus selama 22 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| GOAT | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp232,38M | Rp886,96M |
Volume (24h) | Rp37,65M | Rp74,02M |
Suplai yang Beredar | 1.000M / 1B GOAT (100%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Goatseus Maximus adalah meme coin berbasis Solana yang dibuat oleh agen AI Truth Terminal, terinspirasi dari agama meme yang dihasilkan AI yang dikenal sebagai Goatse Gospel.
Selengkapnya di halaman GOAT →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →