Perbedaan Goatseus Maximus dan Puffer: Goatseus Maximus diperdagangkan di Rp232,54 (kapitalisasi pasar Rp232,25M, volume 24 jam Rp38,39M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp232,5 (kapitalisasi pasar Rp117,65M, volume 24 jam Rp16,49M). Perbedaan utamanya: Goatseus Maximus lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Goatseus Maximus 1.000M / 1B GOAT (100%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Goatseus Maximus selama 22 Hari dan Puffer selama 12 Hari.
| GOAT | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp232,25M | Rp117,65M |
Volume (24h) | Rp38,39M | Rp16,49M |
Suplai yang Beredar | 1.000M / 1B GOAT (100%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Goatseus Maximus adalah meme coin berbasis Solana yang dibuat oleh agen AI Truth Terminal, terinspirasi dari agama meme yang dihasilkan AI yang dikenal sebagai Goatse Gospel.
Selengkapnya di halaman GOAT →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →