Perbedaan Gains Network dan LayerZero: Gains Network diperdagangkan di Rp9.393 (kapitalisasi pasar Rp219,45M, volume 24 jam Rp5,75M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,21T, volume 24 jam Rp316,61M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 23,7× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai LayerZero dibatasi (364M / 1B ZRO (37%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 47 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| GNS | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,45M | Rp5,21T |
Volume (24h) | Rp5,75M | Rp316,61M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 47 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →