Perbedaan Gains Network dan Walrus: Gains Network diperdagangkan di Rp11.467 (kapitalisasi pasar Rp268,39M, volume 24 jam Rp11,93M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp561,19 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 46 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| GNS | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp268,39M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp11,93M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →