Perbedaan Gains Network dan Vana: Gains Network diperdagangkan di Rp11.467 (kapitalisasi pasar Rp268,39M, volume 24 jam Rp11,93M), sedangkan Vana diperdagangkan di Rp22.426 (kapitalisasi pasar Rp627,53M, volume 24 jam Rp20,83M). Perbedaan utamanya: Vana jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai Vana dibatasi (30,1M / 120M VANA (26%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 46 Hari dan Vana selama 7 Hari.
| GNS | VANA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp268,39M | Rp627,53M |
Volume (24h) | Rp11,93M | Rp20,83M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 30,1M / 120M VANA (26%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 7 Hari |
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Vana ($VANA) adalah blokchain Layer 1 yang kompatible dengan EVM, mengubah data pribadi menjadi aset finansial yang dapat diperdagangkan. Vana memberdayakan pengguna untuk memonetisasi data pribadi mereka dengan aman melalui Data DAO (Decentralized Autonomous Organization) dan mekanisme inovatif seperti Proof-of-Contribution. Dengan mengumpulkan dan memvalidasi data melalui Data Liquidity Pools (DLP), Vana dapat memfasilitasi pelatihan model AI yang juga melindungi privasi dan kepemilikan data pengguna. Berfokus pada pembentukan kelas aset baru berupa token data, Vana menjembatani Web2 dan Web3 serta membuka jalan bagi ekonomi data berbasis AI yang revolusioner.
Selengkapnya di halaman VANA →