Perbedaan Gains Network dan Theta Fuel: Gains Network diperdagangkan di Rp9.393 (kapitalisasi pasar Rp219,19M, volume 24 jam Rp5,7M), sedangkan Theta Fuel diperdagangkan di Rp129,48 (kapitalisasi pasar Rp958,14M, volume 24 jam Rp7,51M). Perbedaan utamanya: Theta Fuel jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai beredar Gains Network 23,4M GNS dibanding 7,4B TFUEL milik Theta Fuel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 47 Hari dan Theta Fuel selama 47 Hari.
| GNS | TFUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,19M | Rp958,14M |
Volume (24h) | Rp5,7M | Rp7,51M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 7,4B TFUEL |
Typical Hold Time | 47 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →