Perbedaan Gains Network dan Starknet: Gains Network diperdagangkan di Rp11.523 (kapitalisasi pasar Rp268,95M, volume 24 jam Rp11,89M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp527,05 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 12,8× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai beredar Gains Network 23,4M GNS dibanding 6,6B STRK milik Starknet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 46 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| GNS | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp268,95M | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp11,89M | Rp435,53M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 46 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →