Perbedaan Gains Network dan Stader: Gains Network diperdagangkan di Rp9.394 (kapitalisasi pasar Rp219,39M, volume 24 jam Rp6,56M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M). Perbedaan utamanya: Gains Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 47 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| GNS | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,39M | Rp129,99M |
Volume (24h) | Rp6,56M | Rp12,1M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 47 Hari | 13 Hari |
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →