Perbedaan Gains Network dan Raydium: Gains Network diperdagangkan di Rp11.447 (kapitalisasi pasar Rp268,39M, volume 24 jam Rp11,93M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Gains Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 46 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| GNS | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp268,39M | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp11,93M | Rp228,92M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →