Perbedaan Gains Network dan Peanut the Squirrel: Gains Network diperdagangkan di Rp11.503 (kapitalisasi pasar Rp268,95M, volume 24 jam Rp11,89M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp781,98 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai beredar Gains Network 23,4M GNS dibanding 999,8M PNUT milik Peanut the Squirrel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 46 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| GNS | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp268,95M | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp11,89M | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 46 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →