Perbedaan Gains Network dan Kaia: Gains Network diperdagangkan di Rp9.393 (kapitalisasi pasar Rp219,19M, volume 24 jam Rp5,7M), sedangkan Kaia diperdagangkan di Rp462,5 (kapitalisasi pasar Rp2,95T, volume 24 jam Rp56,87M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 13,5× kapitalisasi pasar Gains Network, dan suplai beredar Gains Network 23,4M GNS dibanding 6,4B KAIA milik Kaia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gains Network selama 47 Hari dan Kaia selama 30 Hari.
| GNS | KAIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp219,19M | Rp2,95T |
Volume (24h) | Rp5,7M | Rp56,87M |
Suplai yang Beredar | 23,4M GNS | 6,4B KAIA |
Typical Hold Time | 47 Hari | 30 Hari |
Gains Network mengembangkan gTrade, platform trading leverage terdesentralisasi yang liquid dan efisien, kuat, serta ramah pengguna. Protokol ini berfokus pada ekosistem token utilitas ERC20 (GNS) dan ERC721 (NFT). Gains Network merupakan DAO dengan token $GNS yang bertujuan untuk menciptakan produk DeFi yang pendapatannya dapat didistribusikan melalui staking pool $GNS.
Selengkapnya di halaman GNS →Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.
Selengkapnya di halaman KAIA →