Perbedaan Gnosis dan Tezos: Gnosis diperdagangkan di Rp1.863.489 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp13,39M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp3.518 (kapitalisasi pasar Rp3,84T, volume 24 jam Rp75,33M). Perbedaan utamanya: Gnosis lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Gnosis 2,6M GNO dibanding 1,1B XTZ milik Tezos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Tezos selama 98 Hari.
| GNO | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,92T | Rp3,84T |
Volume (24h) | Rp13,39M | Rp75,33M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 23 Hari | 98 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →