Perbedaan Gnosis dan Tether USDT: Gnosis diperdagangkan di Rp2.160.121 (kapitalisasi pasar Rp5,73T, volume 24 jam Rp385,87M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp18.060 (kapitalisasi pasar Rp3.325,04T, volume 24 jam Rp1.044,43T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 580,3× kapitalisasi pasar Gnosis, dan suplai beredar Gnosis 2,6M GNO dibanding 184,4B USDT milik Tether USDT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 22 Hari dan Tether USDT selama 80 Hari.
| GNO | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,73T | Rp3.325,04T |
Volume (24h) | Rp385,87M | Rp1.044,43T |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 184,4B USDT |
Typical Hold Time | 22 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →