Perbedaan Gnosis dan STBL: Gnosis diperdagangkan di Rp1.853.257 (kapitalisasi pasar Rp4,9T, volume 24 jam Rp13,3M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp403,87 (kapitalisasi pasar Rp283,09M, volume 24 jam Rp20,6M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 17,3× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai STBL dibatasi (700M / 10B STBL (8%)), sedangkan Gnosis terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| GNO | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,9T | Rp283,09M |
Volume (24h) | Rp13,3M | Rp20,6M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 7 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →