Perbedaan Gnosis dan Symbiosis: Gnosis diperdagangkan di Rp1.852.112 (kapitalisasi pasar Rp4,9T, volume 24 jam Rp13,3M), sedangkan Symbiosis diperdagangkan di Rp293,08 (kapitalisasi pasar Rp34,08M, volume 24 jam Rp2,71M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 143,8× kapitalisasi pasar Symbiosis, dan suplai Symbiosis dibatasi (97M / 99,5M SIS (98%)), sedangkan Gnosis terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Symbiosis selama 13 Hari.
| GNO | SIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,9T | Rp34,08M |
Volume (24h) | Rp13,3M | Rp2,71M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 97M / 99,5M SIS (98%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 13 Hari |
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →Symbiosis adalah platform cross-chain swap yang menghilangkan kebutuhan untuk melakukan banyak transaksi. Platform ini menggabungkan likuiditas dari berbagai Automated Market Makers (AMM) dan Decentralized Exchanges (DEX) di jaringan EVM maupun non-EVM. Symbiosis menggunakan Relayers Network terdesentralisasi, yang terdiri dari node relayer untuk memverifikasi dan mentransfer informasi antar blockchain. Jaringan ini memastikan transfer data yang aman sekaligus meningkatkan keamanan dari titik kegagalan terpusat. Node relayer harus melakukan staking token SIS untuk ikut serta dalam konsensus dan memproses swap.
Selengkapnya di halaman SIS →