Perbedaan Gnosis dan Origin Protocol: Gnosis diperdagangkan di Rp1.864.487 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp12,94M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp287,7 (kapitalisasi pasar Rp198,56M, volume 24 jam Rp16,9M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 24,8× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (689,5M / 1,4B OGN (49%)), sedangkan Gnosis terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| GNO | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,92T | Rp198,56M |
Volume (24h) | Rp12,94M | Rp16,9M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 75 Hari |
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →