Perbedaan Gnosis dan Obol: Gnosis diperdagangkan di Rp1.863.489 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp13,39M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 163,5× kapitalisasi pasar Obol, dan suplai Obol dibatasi (161,3M / 500M OBOL (33%)), sedangkan Gnosis terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Obol selama 16 Hari.
| GNO | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,92T | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp13,39M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 16 Hari |
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →