Perbedaan Gnosis dan Loopring: Gnosis diperdagangkan di Rp1.853.257 (kapitalisasi pasar Rp4,9T, volume 24 jam Rp13,3M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai beredar Gnosis 2,6M GNO dibanding 1,4B LRC milik Loopring. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Loopring selama 74 Hari.
| GNO | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,9T | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp13,3M | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 23 Hari | 74 Hari |
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →