Perbedaan Gnosis dan Hemi: Gnosis diperdagangkan di Rp1.863.489 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp13,39M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp85,2 (kapitalisasi pasar Rp82,96M, volume 24 jam Rp56,33M). Perbedaan utamanya: Gnosis jauh lebih besar — sekitar 59,3× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai beredar Gnosis 2,6M GNO dibanding 977,5M HEMI milik Hemi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Hemi selama 28 Hari.
| GNO | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,92T | Rp82,96M |
Volume (24h) | Rp13,39M | Rp56,33M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 23 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →