Perbedaan Gnosis dan Gram: Gnosis diperdagangkan di Rp1.862.596 (kapitalisasi pasar Rp4,92T, volume 24 jam Rp13,7M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.892 (kapitalisasi pasar Rp65,79T, volume 24 jam Rp681,89M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 13,4× kapitalisasi pasar Gnosis, dan suplai beredar Gnosis 2,6M GNO dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gnosis selama 23 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| GNO | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,92T | Rp65,79T |
Volume (24h) | Rp13,7M | Rp681,89M |
Suplai yang Beredar | 2,6M GNO | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 23 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GNO saat ini diperdagangkan di Rp1.849.143 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Harga berada di dekat level support S3 Rp1.853.852, menunjukkan tekanan jual. Tidak ada berita terkini yang memengaruhi aset ini. Kapitalisasi pasar sebesar Rp4,88 triliun mencerminkan posisi menengah di pasar kripto dengan waktu hold rata-rata 23 hari.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan peluang rebound dari support terdekat, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal jual dari ADX mengindikasikan tren turun berkelanjutan. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang berfluktuasi.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Gnosis adalah kumpulan proyek yang berfokus pada peningkatan alat keuangan terdesentralisasi dan sistem pembayaran. Ekosistemnya dibangun di atas Gnosis Chain, sebuah blockchain Layer 1 yang aman dan terdesentralisasi. Gnosis juga mendukung inovasi melalui Gnosis Studio dan GnosisVC, yang membantu mengembangkan serta mendanai solusi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman GNO →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →