Perbedaan GMX dan Wrapped Bitcoin: GMX diperdagangkan di Rp119.481 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp38,08M), sedangkan Wrapped Bitcoin diperdagangkan di Rp1.133.080.354 (kapitalisasi pasar Rp132,09T, volume 24 jam Rp1,78T). Perbedaan utamanya: Wrapped Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 105,7× kapitalisasi pasar GMX, dan suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Wrapped Bitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Wrapped Bitcoin selama 26 Hari.
| GMX | WBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,25T | Rp132,09T |
Volume (24h) | Rp38,08M | Rp1,78T |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 116,5K WBTC |
Typical Hold Time | 46 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Wrapped Bitcoin (WBTC) adalah versi tokenisasi Bitcoin di blockchain Ethereum. Kompatibel sepenuhnya dengan ERC-20, WBTC dapat digunakan di seluruh ekosistem DeFi Ethereum, termasuk DEX, platform lending, dan prediction market.
Selengkapnya di halaman WBTC →