Perbedaan GMX dan Viction: GMX diperdagangkan di Rp119.822 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp36,54M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp378,58 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 15× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar GMX 10,5M / 13,3M GMX (79%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 46 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| GMX | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,24T | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp36,54M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 10,5M / 13,3M GMX (79%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →