Perbedaan GMX dan Useless Coin: GMX diperdagangkan di Rp108.349 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp1.465 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp162,25M). Perbedaan utamanya: Useless Coin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GMX 10,4M / 13,3M GMX (79%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| GMX | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp1,46T |
Volume (24h) | Rp52,58M | Rp162,25M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →