Perbedaan GMX dan UnifAI Network: GMX diperdagangkan di Rp108.169 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp52,58M), sedangkan UnifAI Network diperdagangkan di Rp6.653 (kapitalisasi pasar Rp1,55T, volume 24 jam Rp142,26M). Perbedaan utamanya: UnifAI Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar GMX 10,4M / 13,3M GMX (79%) dibanding 239M / 1B UAI (24%) milik UnifAI Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan UnifAI Network selama 3 Hari.
| GMX | UAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp1,55T |
Volume (24h) | Rp52,58M | Rp142,26M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 239M / 1B UAI (24%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →UnifAI Network adalah protokol infrastruktur berbasis AI yang mengotomatiskan strategi DeFi melalui agen otonom. Agen ini memantau pasar, mengeksekusi transaksi, dan mengoptimalkan yield di berbagai protokol, sehingga pengguna dapat menjalankan strategi kompleks tanpa keahlian teknis. Platform ini juga menyediakan SDK dan alat bagi pengembang untuk membangun serta mengintegrasikan agen AI kustom.
Selengkapnya di halaman UAI →