Perbedaan GMX dan Steem: GMX diperdagangkan di Rp107.796 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp53,42M), sedangkan Steem diperdagangkan di Rp728,79 (kapitalisasi pasar Rp400,47M, volume 24 jam Rp44,71M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Steem, dan suplai GMX dibatasi (10,4M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Steem terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan GMX selama 45 Hari dan Steem selama 43 Hari.
| GMX | STEEM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp400,47M |
Volume (24h) | Rp53,42M | Rp44,71M |
Suplai yang Beredar | 10,4M / 13,3M GMX (79%) | 552,3M STEEM |
Typical Hold Time | 45 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →Steem (STEEM) adalah mata uang kripto asli dari blockchain Steem, sebuah platform media sosial terdesentralisasi yang dirancang untuk memberi penghargaan kepada pengguna atas pembuatan, kurasi, dan interaksi dengan konten. STEEM bertujuan untuk mendemokratisasi media sosial dan memonetisasi konten dengan memanfaatkan teknologi blockchain.
Selengkapnya di halaman STEEM →